Beranda > News > Neo Salibis: Salah Remehkan Kaum Muslim

Neo Salibis: Salah Remehkan Kaum Muslim

Sekjen NATO, Anders Fogh Rasmussen pada 20/7/2010 mengatakan: “Sungguh! Aku telah meremehkan perang Afghanistan”. Ia juga mengatakan: “Telah terjadi kesalahan menilai kelompok perlawanan dan peperangan dengan tolok ukur ini.” Ia menambahkan: “Bahwa yang begitu terasa jelas menyakitkan adalah setelah 9 tahun, justru (perlawanan dan peperangan) semakin banyak menimpa kami.”

Ketika ia ditanya tentang serangan yang direncanakan oleh Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya di Kandahar, maka ia menjawab: “Sayangnya, hal itu akan mendatangkan kerugian besar. Namun serangan ini memiliki misi politik yang besar.”

Tampak jelas bahwa Amerika dan Barat seluruhnya meremehkan kaum Muslim akibat tidak adanya Khilafah yang memimpin mereka, mempersatukan mereka, menjunjung tinggi kemuliaan mereka, dan mempersiapkan kekuatan yang membuat para musuh ketakutan, sehingga mereka tidak berani meremehkan kaum Muslim, apalagi sampai menyerang negeri mereka.

Barat memandang kaum Muslim dengan pandangan mata yang sempit bahwa mereka melihat kaum Muslim sebagai orang miskin, terbelakang, dan terpecah belah, tidak memiliki kemampuan dan kekuatan, apalagi mereka dikuasai oleh para antek jahat yang tunduk pada Barat, yang memerangi dan membenci kaum Muslim melebihi negara-negara Barat.

Sehingga Barat menganggap bahwa menyerang dan menduduki negeri kaum Muslim sebagai hiburan. Namun mereka terkejut dengan kekuatan kaum Muslim yang didorong oleh akidah Islam. Sebagaimana mereka terkejut oleh perlawanan di Irak yang memberi mereka pelajaran berharga, yang menghapus kesombongan dan keangkuhan Amerika dengan gurun pasir Irak. Amerika mengakui bahwa mereka tidak mengira hal itu akan terjadi sebelumnya, yang mereka bayangkan bahwa mereka akan bertemu dengan warga Irak seperti bunga yang menawarkan keindahan.

Dan kelihatannya, mereka khawatir dengan serangan di Kandahar, seperti yang dikatakan Rasmussen. Padahal dijadwalkan bahwa serangan itu dilakukan bulan lalu. Kekhawatiran itu timbul setelah mereka menderita kerugian besar dalam serangan di Helmand. Bahkan pejuang mujahidin masih mengusir mereka di sana, seperti yang terjadi baru-baru ini ketika mereka diusir dari wilayah Sangin, yang terletak di daerah itu.

Sungguh nenek moyang kaum Salibis telah melakukan kesalahan yang sama seratus tahun yang lalu ketika mereka menyerang negara Islam, yang akhirnya mereka benar-benar dikalahkan secara memalukan.

Di sisi lain, negara-negara barat mengadakan konferensi untuk membahas masalah Afghanistan. Sementara Turki berpartisipasi di dalamnya. Dimana perwakilan Turki, yaitu Menteri Luar Negeri Turki, Dawud Ihsanoglu mengakui bahwa “Turki telah menghabiskan sekitar 250 juta dolar di Afghanistan sejak tahun 2005 sampai sekarang. Ini adalah dukungan finansial terbesar dalam sejarah Republik Turki (untuk bantuan luar negeri). Bahkan Turki memberikan dukungan militer, politik dan perekonomian Afghanistan.”

Diketahui bahwa Turki menempatkan sekitar 1.700 tentaranya di Afghanistan, seperti yang dikatakan oleh Perdana Menteri Turki Erdogan, untuk mendampingi pasukan tentara Salib, di mana tentara Turki menyediakan dukungan logistik untuk pasukan penyerang. Oleh karena itu, Amerika memuji pelayanan tentara Turki, dan menganggapnya sebagai sesuatu yang sangat penting, sebab tentara Turki bagian dari kaum Muslim, sehingga mereka dapat memberikan pelayanan pada tentara Salib dengan tenang, karena mereka tidak mungkin mendapatkan serangan dari pejuang Afghanistan yang sama-sama Muslim.

Pemerintahan Erdogan memanfaatkan rasa persaudaraan kaum Muslim di Afghanistan untuk memberikan dukungan penuh dan penting bagi kekuatan tentara Salib yang sedang memerangi Islam dan kaum Muslim (kantor berita HT, 30/7/2010).

Categories: News Tag:, ,
  1. Belum ada komentar.
  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.